PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
DINAS KESEHATAN
PRESS RELEASE RESMI
Rencana Pembangunan Kembali Gedung Rawat Inap Puskesmas Muara Siberut Pasca Bencana
Dalam rangka pemulihan sarana dan prasarana kesehatan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Kesehatan merencanakan pembangunan kembali Gedung Rawat Inap Puskesmas Muara Siberut beserta rumah dinas tenaga kesehatan yang terdampak.
Upaya pemulihan ini telah diajukan kepada Pemerintah Pusat guna mendapatkan dukungan pendanaan, sehingga fasilitas pelayanan kesehatan dimaksud dapat kembali berfungsi secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah terus melakukan koordinasi intensif dengan Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Saat ini, pelayanan kesehatan di Puskesmas Muara Siberut masih dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas gedung rawat jalan dan sekaligus menjadi gedung rawat inap sehingga belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan rawat inap. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk segera merealisasikan pembangunan gedung rawat inap pada lokasi di sekitar puskesmas.
Untuk pelayanan kesehatan di wilayah Siberut Selatan, masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Rumah Sakit Umum Siberut, Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), serta Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian PUPR, pembangunan kembali sarana kesehatan ini direncanakan dapat menggunakan sumber pendanaan dari dana kebencanaan pemerintah pusat serta dukungan Transfer Keuangan Daerah (TKD).
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap proses pembangunan ini dapat segera terealisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menjamin akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.







