Selasa, Februari 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBerita UtamaMusrenbang Tiga Kecamatan di Siberut Digelar Terpadu, Wakil Bupati Tekankan Hilirisasi dan...

Musrenbang Tiga Kecamatan di Siberut Digelar Terpadu, Wakil Bupati Tekankan Hilirisasi dan Ekonomi Inklusif

Alito.id Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk, S.E. menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar secara terpadu untuk Kecamatan Siberut Selatan, Siberut Tengah, dan Siberut Barat Daya, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pastoran Kecamatan Siberut Selatan tersebut mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Ekonomi untuk Peningkatan Produktivitas Menuju Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai serta para Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Camat Siberut Selatan, Camat Siberut Tengah, dan Camat Siberut Barat Daya.

Selain itu, hadir pula 11 Kepala Desa dari tiga kecamatan, para Kepala Puskesmas (Kapus), tokoh agama, serta tokoh masyarakat, yang secara aktif mengikuti proses penyampaian usulan dan diskusi pembangunan wilayah.

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai yang ditandai dengan pemukulan gong, sebagai simbol dimulainya proses perencanaan pembangunan terpadu tiga kecamatan.

Dalam sambutannya, Jakop Saguruk menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan forum strategis untuk menyatukan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan dan kemampuan fiskal daerah.

“Penguatan sumber daya ekonomi harus dilakukan melalui hilirisasi dan inovasi. Kita tidak bisa lagi hanya menjual bahan mentah. Pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM harus didorong agar memiliki nilai tambah,” ujar Jakop.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi ekonomi yang inklusif, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, pemuda, penyandang disabilitas, dan masyarakat di wilayah terpencil.

Selain itu, Wakil Bupati mendorong agar potensi unggulan tiap kecamatan dikembangkan sesuai karakteristik wilayah. Siberut Barat Daya diarahkan pada penguatan perikanan dan pariwisata bahari, Siberut Tengah sebagai pusat pertanian dan perkebunan berbasis sagu, serta Siberut Selatan sebagai pusat perdagangan dan jasa penunjang pariwisata.

“Pembangunan ekonomi harus selaras dengan kelestarian lingkungan. Siberut adalah aset dunia. Pariwisata alam dan budaya tidak boleh merusak hutan dan adat istiadat,” kata Jakop.

Sementara itu, Camat Siberut Selatan, Hijon,S.Pd dalam sambutannya menyebut Musrenbang gabungan tiga kecamatan ini sebagai momentum yang istimewa. Menurutnya, forum tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi antarwilayah kecamatan dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi dan efisien.

“Musrenbang kecamatan adalah amanat regulasi untuk menyelaraskan usulan dari desa dengan prioritas pembangunan daerah. Kami mengajak seluruh 11 kepala desa di tiga kecamatan ini untuk menyampaikan program prioritas pembangunan wilayahnya secara jelas dan terukur,” ujar Ijon.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Bruno Guimek Sagalak, S.Pd menyampaikan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya. Namun, kondisi tersebut justru menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi.

“Keterbatasan anggaran menuntut kita untuk bekerja lebih cerdas, memperkuat kerja sama lintas sektor, serta memastikan setiap program berjalan tepat sasaran, efektif, dan efisien,” kata Bruno.

Musrenbang tiga kecamatan ini diharapkan mampu menghasilkan usulan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan menjadi dasar penyusunan RKPD Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2027.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Populer

Recent Comments