Selasa, Februari 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBerita UtamaBupati Kepulauan Mentawai Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Soroti Penanganan...

Bupati Kepulauan Mentawai Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Soroti Penanganan Sampah

Alito.id — Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Mentawai hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, S.H., Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla, Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai R.A. Yani, S.H., M.H.

Rakornas yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia ini membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program prioritas nasional tahun 2026, termasuk isu lingkungan hidup yang menjadi salah satu perhatian utama Presiden RI Prabowo Subianto.

Jakarta — Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Mentawai hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, S.H., Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla, Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai R.A. Yani, S.H., M.H.

Rakornas yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia ini membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program prioritas nasional tahun 2026, termasuk isu lingkungan hidup yang menjadi salah satu perhatian utama Presiden RI Prabowo Subianto.

Menanggapi pidato Presiden Prabowo yang menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam “perang terhadap sampah”, Bupati Mentawai menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Mentawai telah lebih dahulu mengambil langkah konkret dalam penanganan persoalan tersebut.

“Sebelum Pak Prabowo mendeklarasikan perang terhadap sampah, Mentawai sudah terlebih dahulu bertindak. Hal ini dibuktikan dengan menjadikan Program Penuntasan Masalah Sampah sebagai Program Nomor 1 bagi para camat di 10 kecamatan,” ujar Rinto Wardana.

Meski demikian, Rinto mengakui bahwa pelaksanaan program tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Walaupun terseok-seok karena sangat rendahnya kesadaran akan kebersihan lingkungan,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai akan mencontoh langkah Kecamatan Sikakap yang dinilai berhasil menggerakkan Forkopimcam dalam menuntaskan persoalan sampah di wilayahnya.

Selain itu, Bupati menyebutkan bahwa penanganan sampah akan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk pelajar, aparatur sipil negara (ASN), serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Ke depan, akan melibatkan siswa, ASN, dan P3K untuk turun langsung membersihkan sampah di lingkungan masing-masing,” ujar Rinto.

Ia menegaskan, langkah cepat dan terkoordinasi sangat penting mengingat Mentawai tengah diproyeksikan sebagai ibukota surfing dunia.

“Mentawai menuju ibukota surfing dunia. Kita harus bergerak cepat sebelum terjadi seperti di Bali,” tegasnya.

Melalui Rakornas ini, Bupati berharap adanya dukungan kebijakan dan sinergi lintas sektor agar upaya penanganan sampah di Kepulauan Mentawai dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Populer

Recent Comments