JAKARTA, Alito.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, melakukan pertemuan dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto di Kantor Kementerian Desa dan PDT, Jakarta, pada 10 Maret 2026.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah usulan pemekaran desa di wilayah Mentawai. Rinto menyampaikan bahwa pemekaran desa diperlukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menanggapi hal itu, Yandri menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut. Ia mengatakan kementeriannya siap mendorong serta memprakarsai proses pengusulan pemekaran desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain pemekaran desa, pertemuan juga membahas strategi peningkatan ekonomi masyarakat Mentawai. Upaya tersebut diarahkan pada optimalisasi potensi lokal, seperti pengolahan kelapa dan hasil laut.
Yandri menyampaikan komitmennya untuk mendorong berbagai program pengembangan ekonomi desa berbasis potensi unggulan daerah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Pengembangan sektor pariwisata juga menjadi salah satu agenda dalam diskusi tersebut. Rinto menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pariwisata Mentawai yang telah dikenal di tingkat internasional, khususnya wisata bahari dan surfing.
Menurut dia, potensi pariwisata Mentawai dapat menjadi penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal dan melibatkan masyarakat desa.
Menteri Desa dan PDT menyambut positif upaya tersebut. Ia menilai penguatan pariwisata berbasis desa dapat menjadi salah satu strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam mendorong pembangunan desa, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pengembangan potensi pariwisata Mentawai di tingkat internasional.













